Jika wanita bertanya kepadamu, jawab sejujur mungkin, jangan sembunyikan sesuatu, sungguh dia bertanya karena sudah tahu.
Jika wanita bertanya kepadamu, jawab sejujur mungkin, jangan sembunyikan sesuatu, sungguh dia bertanya karena sudah tahu.
![]() |
| sungguh dia bertanya karena sudah tahu. |
Jujur penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik diluar rumah, maupun dalam keluarga sendiri. Jujur berkata, merupakan sipat yang terpuji bagi setiap orang. Begitu juga yang harus di terapkan kepada anak-anak kita. Kejujuran adalah lambang keberhasilan seseorang,bila dia disiplin akan dirinya dalam mengatur waktu.
-Seorang bapak harus jujur kepada istri dan anaknya. Karena bapak adalahkepala keluarga yang menjadi Imam dalam rumah tangga yangdipimpinnya.
Seorang bapak terlambat pulang kerja, karena menolong seorang wanita cantik, yang pingsan dijalan. Lalu digendong dan dibawa kemobil, langsung dirawat dirumah sakit.
Istrinya lalu bertanya kenapa sibapak terlambat pulang. Kalau saya jujur, marah nggak ya istri saya. Kalau saya bohong nanti takut dosa pula. Karena saya dan keluarga sudah berkomitmen, bahwa kejujuran di atas segalanya. Ah...mendingan jujur aja dech, meskipun dia tahu reaksi dari istrinya.
“Tadi ada ibu-ibu pingsan. Saya gendong, lalu dibawa kerumah sakit.”
Istrinya langsung kaget dan marah. “Bapak kok sempat-sempatnya gendong wanita lain sich, saya kok nggak pernah digendong!”
-Seorang ibu juga harus jujur kepada suami dan anaknya. Karena ibu adalah wakil dari suami, yang menjadi suri tauladan bagi anak-anaknya bila berada dirumah. Sepulangnya dari jalan, si ibu langsung cerita pada suaminya.
“Tadi ada orang senyum pada saya, lalu saya membalasnya dengan senyuman termanis yang saya punya, karena dia memuji anak kita”.
Suaminya langsung senyam-senyum, karena itu hal biasa. Tapi tiba-tiba dia bilang,”dasar ibu-ibu yang pantang dipuji, dipuji gitu aja senang”
Nah.. hal semacam ini perlu kejujuran, juga menimbulkan kecemburuan. Kalau kita tidak waspada dan arif bertindak, akan berakibat fatal bagi rumah tangga.
-Lain halnya bila anak berkata jujur. Pulang sekolah dia diam tak seperti biasanya. Kalau ditanya,”HP nya hilang dijalan”. Kontan si ibu marah, karena udah berapa kali Hpnya hilang, apalagi BB yang hilang.
Si anak bilang,”kalau aku jujur marah, bohong juga marah. Mendingan nggak jujur aja deh, biar nggak kena marah!”.
Jujur yang beginian, jelas nggak bener dong! karena diberi tanggungjawab, tidak dijaga dengan benar. Tapi jujur, walaupun harus terima resiko dengan kemarahan orang tua.
Bersumber dari Abdillah bin Mas’ud r.a. dari Nabi Muhammad s.a.w. beliau bersabda : “Wajib atas kamu untuk jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu membawa pada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke syurga. Seseorang yang selalu jujur dan memilih kejujuran, akhirnya dicatat disisi Allah sebagai orang yang sangat jujur. Dan jauhilah dari perbuatan dusta, karena sesungguhnya dusta itu membawa kepada kejahatan dan kejahatan itu membawa ke neraka. Seseorang yang selalu berdusta dan memilih berdusta, akhirnya dicatat di sisi Allah sebagai pendusta”. (H.R. Bukhari Muslim).
Katakanlah sejujurnya, walaupun pahit dilidah. Katakanlah sejujurnya ini, bukan sama dengan liriknya “Cristien Panjaitan” lho...!
“Karena jujur, jauh lebih baik dari kebohongan”.

Posting Komentar untuk "Jika wanita bertanya kepadamu, jawab sejujur mungkin, jangan sembunyikan sesuatu, sungguh dia bertanya karena sudah tahu."